Rabu, 19 September 2012

Mobil Terbang Masa Depan

Kehadiran mobil terbang semakin dekat. Beberapa rancangan kini sedang dikembangkan dan beberapa prototipe telah diproduksi untuk penerbangan perdana. Terkait dengan mobil-mobil angkasa di masa depan, sang pencipta, Robin Hayes, berkata, “Bayangkan jika Anda dapat masuk ke dalam mobil, dan Anda tinggal mengatakan ke mana tujuan Anda dan alat GPS [alat untuk mengetahui posisi] secara otomatis menuntun Anda ke tujuan. Perjalanannya akan menempuh suatu bagian jalan darat, diikuti oleh suatu bagian jalan udara, diikuti oleh suatu bagian jalan darat — tetapi apakah Anda peduli? Anda akan sampai pada tujuan Anda dalam waktu satu jam, bahkan jika panjang perjalanannya 175 mil!”
Kedengarannya seperti fiksi ilmiah, tetapi mobil-mobil terbang sebentar lagi bukanlah sekedar impian saja, dengan rancangan-rancangan mutakhir, dimulai dengan model yang ultra-ringan, Skuter Udara, sampai kendaraan yang lebih tangguh dan canggih yang bernama Skycar.
Skuter Udara,  alat transportasi udara ultra-ringan
Skycar, alat transportasi udara yang tangguh dan berdaya kuat, yang dapat melaju hingga kecepatan 300 mil per jam
 
Skuter Udara adalah sebuah wahana olah raga rekreasi yang dirancang untuk terbang pada kecepatan rendah dan pada ketinggian kurang dari 400 kaki (122 m), serta dapat bergerak dengan ringan. Hal inilah yang menjadikannya cocok untuk digunakan dalam keadaan darurat, seperti halnya pertolongan dari gedung-gedung tinggi. Sebaliknya, Skycar dirancang untuk membawa empat orang dan dapat menjelajah sampai kecepatan 300 mil/jam (482km/jam) dan pada ketinggian 4.000 kaki  (1,22km). Alat simulasi dan sistem GPS untuk kendaraan jenis ini sedang dikembangkan oleh NASA.
Tetapi rancangan dari kendaraan ini tidak menjawab pertanyaan tentang bagaimana dan di mana mereka akan dipakai. Sebagai contoh, walaupun sebuah kendaraan dapat dikendarai sepanjang jalur pacu dan kemudian lepas landas ke udara, bagaimana pengemudi itu akan mengetahui di mana tempat yang aman untuk terbang? NASA menyampaikan pokok persoalan tersebut melalui program “Jalan Raya di Angkasa”. Sebuah objek dari inisiatif ini adalah untuk mengembangkan suatu sistem komputer yang dapat beroperasi sebagai suatu jaringan terintegrasi bagi kendaraan-kendaraan terbang. Simulator secara khusus dipasang pada setiap kendaraan, dengan gambar-gambar yang mudah diikuti, dihubungkan ke jaringan komputer yang mengatur lalu lintas di udara.

Simulator yang dikembangkan oleh NASA menunjukkan “jendela” penerbangan untuk membimbing kendaraan terbang di udara.
Tetapi perjalanan dalam sebuah kendaraan terbang adalah suatu perasaan yang berbeda dari biasanya. Perancang Skycar, Paul Moller, berkata, “Hal itu merupakan suatu pengalaman yang lain dari yang lain. Maksud saya, pengalaman permadani ajaib yang sebenarnya. Anda masuk ke dalam kendaraan ini dan tidak akan merasakan getarannya. Ia akan membawa Anda ke atas dan apa yang paling mengairahkan adalah kita dapat merasakan sejenis tarikan ke atas dari bawah, hampir seperti anti-gravitasi, tetapi pengalaman diangkat ke atas ini berjalan dengan mulus dan sempurna—suatu pengalaman permadani ajaib yang sebenarnya.”
Guru pernah mengatakan bahwa teknologi masa depan merupakan teknologi yang dibawa oleh jiwa-jiwa yang berasal dari planet lain yang lebih maju untuk dibagikan kepada dunia ini:
Sungguh menggembirakan: Kita menjadi setaraf dengan planet yang lebih tinggi. Saat ini kita sudah menggunakan laser dan bentuk-bentuk cahaya lainnya untuk menyembuhkan pasien. Kalian mungkin ingat bahwa salah satu dari ceramah saya yang paling awal di Formosa, saya menyinggung tentang terapi cahaya yang digunakan di planet-planet lain yang lebih maju. Nah, para ilmuwan itu sekarang terlahir di planet ini. Mereka membawa harta karun ingatannya bersama mereka. Mereka membuat planet kita suatu tempat yang lebih baik untuk hidup. Dan dengan segera, kita akan mempunyai mobil-mobil terbang dan teknologi lainnya. Hal itu akan membuat kita menjadi lebih mudah untuk bertemu satu dengan lainnya sehingga kemacetan lalu lintas akan berkurang. Kita akan dapat menghemat banyak waktu. Hal ini juga membuat saya menjadi gembira. (Kutipan dari Majalah Berita No.138, Wejangan Guru)
Jauh sebelum ini (pada tahun 1985), Guru melukiskan bagaimana makhluk-makhluk ini mampu menggunakan metode tercerahkan untuk menyembuhkan penyakit, karena planet itu memiliki getaran yang cukup tinggi yang dapat mendukung cara penyembuhan seperti itu.
Di planet Venus ada banyak rumah sakit kecil untuk jenis-jenis orang yang berbeda. Dan Makhluk hidup yang tinggal di planet itu mempunyai kecerdasan dan tingkat kerohanian yang tinggi. Sebagian besar sudah mendekati tingkatan Guru. Mereka tidak menggunakan obat atau peralatan untuk menyembuhkan orang; tetapi mereka mengunakan energi yang berbeda atau kekuatan Cahaya. Seperti halnya di dunia ini, kita kadang-kadang mengunakan bermacam-macam sinar-X yang berbeda untuk menyembuhkan orang, seperti mengobati kanker. Orang-orang seperti ini adalah para ilmuwan yang lebih tinggi atau para ilmuwan yang lebih baik. Guru-Guru juga hanyalah para ilmuwan yang berkembang lebih baik. (Dari Majalah Berita No.139, Anda Mungkin Tidak Tahu)
Para pencipta kendaraan terbang ini sangat rendah hati. Mereka memandang diri mereka sendiri sebagai bagian dari komunitas yang lebih besar, yang mempunyai kemungkinan sepenuhnya untuk mencapai masa depan yang gemilang. Dan mereka percaya bahwa pada suatu hari nanti pesawat terbang dan pesawat jet pada akhirnya akan menjadi barang-barang kuno. Sebagaimana yang dikatakan oleh seorang pencipta, “Kami percaya bahwa Jalan Raya di Angkasa akan terisi dengan mesin-mesin terbang yang tidak pernah dapat kita bayangkan.”
Uraian Guru mengenai kedatangan jiwa-jiwa ke Bumi yang sebelumnya telah disembuhkan dengan Cahaya, telah memberikan kita suatu pandangan sekilas tentang kemungkinan umat manusia untuk terus melangkah di Zaman Keemasan ini. Dari perspektif ini, mobil-mobil terbang dapat digambarkan sebagai salah satu dari sekian banyak teknologi yang mencerminkan pencerahan yang dilimpahkan kepada planet kita melalui berkah Tuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar